Aku takut,
Namun kau
begitu paham sepertinya
Terimakasih
ku ucapkan lagi
Katamu,
aku terlalu bersembunyi dalam ketakutan
Sekali
lagi lisanku terlalu naif untuk mengiyakan
Ya, iyaa
benar aku memang naif
Aku
berusaha untuk selalu tertawa disetiap perbincangan serius kita
Kamu tau
kenapa? Aku takut, ya aku takut dengan perbincangan tentang itu
Tapi kamu malah menyalahkanku dan berkata, ya karena cinta tak sebercanda itu
Aku
terlalu naif lagi untuk bertanya
Kenapa
kamu baru kembali sekarang?
Karena
cukup berat dan sangat berat ketika harus merasakan takut sendirian
Katamu, Rasa sakit itu terletak pada seberapa besar parameter sayangmu
Lalu
sekarang, kenapa aku sakit ketika kita tak terus melanjutkan perbincangan
Hingga melupakan
dan menghilangkan rasa takut secara perlahan
Apa ini
yang kamu maksut besarnya parameter sayangku?
25/03/2018 12:57
Tidak ada komentar:
Posting Komentar