Minggu, 25 Maret 2018

Terimakasih tlah kembali...

Aku takut,
Namun kau begitu paham sepertinya
Terimakasih ku ucapkan lagi
Katamu, aku terlalu bersembunyi dalam ketakutan
Sekali lagi lisanku terlalu naif untuk mengiyakan
Ya, iyaa benar aku memang naif

Aku berusaha untuk selalu tertawa disetiap perbincangan serius kita
Kamu tau kenapa? Aku takut, ya aku takut dengan perbincangan tentang itu
Tapi kamu malah menyalahkanku dan berkata, ya karena cinta tak sebercanda itu

Aku terlalu naif lagi untuk bertanya
Kenapa kamu baru kembali sekarang?
Karena cukup berat dan sangat berat ketika harus merasakan takut sendirian

Katamu, Rasa sakit itu terletak pada seberapa besar parameter sayangmu
Lalu sekarang, kenapa aku sakit ketika kita tak terus melanjutkan perbincangan
Hingga melupakan dan menghilangkan rasa takut secara perlahan

Apa ini yang kamu maksut besarnya parameter sayangku?

25/03/2018 12:57

Tidak ada komentar:

Posting Komentar